Melia Biyang meningkatkan Hormon Pertumbuhan [ HGH ] untuk Awet Muda

Melia Biyang merupakan herbal alami yang mengandung Kolostrum (susu awal sapi), Asam Amino, Vitamin B1, B2, B3, B6, B9 (Vitamin B Komplex), Kalsium ; berfungsi merangsang kelenjar pituitary yang ada pada otak manusia agar dapat terus menghasilkan hormon pertumbuhan [ HGH ] yang mampu memperbaiki system metabolisme tubuh dan meregenerasi sel – sel tubuh dan meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tampak lebih awet muda.

HGH yang dihasilkan oleh kelenjar pituitary pertama-tama mengalir melalui pembuluh darah menuju ke organ hati. Di dalam hati, HGH dirubah menjadi IGF 1 (insulinlike Growth Factor 1). Lalu melalui peredaran darah pula, IGF 1 dialirkan keseluruh organ-organ yang ada di tubuh manusia. IGF 1 inilah yang bertanggung jawab untuk memelihara seluruh organ-organ di dalam tubuh manusia. Oleh karena terpeliharanya organ-organ di dalam tubuh manusia, maka system imunisasi di dalam tubuh manusia juga ikut terpelihara. Tidak heran mengapa seseorang pada usia muda yang dimana produksi HGH-nya masih banyak, mereka lebih tahan terhadap serangan penyakit dan hampir tidak dijumpai adanya penyakit-penyakit yang biasa ditemukan pada orang yang sudah berumur cukup tua.

Banyak studi ilmiah yang memperkuat eratnya hubungan HGH dengan anti penuaan:


  • Dr. Daniel Rudman, seorang ahli endocrinologist dan nutritionist pada tahun 1990 melaporkan ditemukan adanya perubahan pada komposisi otot dan lemak tubuh setelah penggunaan Human Growth Hormone selama 6 bulan pada 12 orang pria dengan rentang usia 61 - 81 tahun. Studi ilmiah ini telah dipublikasikan di The New England Journal of Medicine pada tahun 1990. Setelah memperoleh suplementasi HGH melalui injeksi setiap minggu selama 6 bulan, dilaporkan bahwa terjadi peningkatan massa otot sebanyak 4 - 7 Kg, penurunan deposit lemak tubuh sebanyak 3 - 5 Kg, peningkatan pada densitas massa tulang belakang dan kulit yang terasa lebih kenyal. Nah, literatur inilah yang banyak digunakan sebagai dasar dari manfaat HGH sebagai salah satu upaya memperlambat penuaan. Secara keseluruhan studi ini menyebutkan bahwa pemberian HGH dapat mengembalikan kemudaan organ dan jaringan tubuh sebanyak 10 - 20 tahun !
  • Dr. David Khansari dan Dr. Thomas Gustad, dari North Dakota, Amerika Serikat, menemukan bahwa tikus yang diberi HGH hidupnya lebih panjang daripada yang tidak diberi HGH.
  • Van der Lely (Tahun 2000) menemukan bahwa pemberian HGH 6 minggu secara bermakna mempercepat penyembuhan fraktur (patah) tulang pada pasien usia 75 tahun ke atas.

Cara Pemakaian : 
Semprotkan Melia Biyang Spray ke BAWAH LIDAH malam hari sebelum tidur dan pagi hari setelah bangun tidur.

  • Usia 21 – 40 tahun  : 3 kali semprot
  • Usia 40 – 60 tahun : 4 kali semprot
  • Usia 60 tahun ke atas : 5 kali semprot.

Pemakaian Melia Biyang 6 bulan berturut-turut dapat menunda penuaan selama 20 tahun, Tahapan reaksi setelah konsumsi Melia Biyang Spray : 
  1. Bulan Pertama: Anda akan mudah tidur dan nyenyak sehingga saat bangun anda lebih segar dan tenaga cepet pulihnya.
  2. Bulan Kedua: Semua lemak di dalam tubuh anda akan berkurang beserta sistem pencernaan akan lebih baik. Kegiatan seksual akan semakin baik dan meningkat.
  3. Bulan Ketiga: Daya ingat akan semakin baik/tajam, penyembuhan penyakit lebih cepat, melancarkan haid, mengurangi keputihan, mulai ada pertumbuhan rambut.
  4. Bulan Keempat: Regerasi semua sel-sel tubuh dan metabolisme akan semakin lebih baik.
  5. Bulan Kelima: Tekanan darah dan kolestrol dalam tubuh akan menurun, kulit akan lebih elastis, kencang, dan bersih.
  6. Bulan Keenam: Pertubuhan rambut lebih meningkat dan mengurangi uban.  Otot lebih berisi dan peningkatan tenaga secara keseluruhan.


Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Ceyron Louis

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar